Tips mendapatkan Gaji Tinggi di Perusahaan

Tips mendapatkan Gaji Tinggi di Perusahaan

Tips mendapatkan Gaji Tinggi di Perusahaan

Alasan sebagian besar karyawan berangkat bekerja setiap hari tidak lain adalah untuk mendapatkan uang, semakin besar penghasilan yang didapatkan akan semakin puas dalam bekerja. Berpindah-pindah pekerjaan demi mendapatkan gaji yang tinggi sering dilakukan oleh sebagian besar orang. Namun, tidak semua orang bisa mendapatkan gaji yang lebih tinggi.

 

Berikut tips atau strategi yang harus dilakukan saat bernegosiasi ketika Anda menginginkan gaji yang tinggi.

1. Tunjukan keahlian kerja Anda

Sebuah perusahaan menentukan gaji seseorag karyawan berdasarkan keahlian, kemampuan dan pengalamannya. semakin tinggi keahliannya maka Anda bisa bernegosiasi untuk mendapatkan gaji yang lebih tinggi dari perusahaan. Namun, terkadang tugas yang sama bisa dihargai berbeda di berbagai industri. Jadi pastikan Anda mengetahui informasi perusahaan terlebih dahulu sebelum menerima sebuah pekerjaan agar menerima gaji yang sesuai dengan keahlian Anda.

2. Tingkatkan negosiasi

Mendapatkan gaji yang tinggi akan lebih mudah dilakukan ketika Anda mendapatkan tawaran pekerjaan daripada ketika Anda sedang berada disebuah perusahaan. Pertimbangkan posisi yang ditawarkan dan berbagai kesepakatan diluar gaji pokok Anda.

3. Gunakan skema saling menguntungkan

Seorang karyawan seringkali lupa dengan keuntungan yang dapat diperoleh perusahaan ketika melakukan negosiasi gaji. Jika negosiasi gaji tidak sesuai dengan yang Anda harapkan, tunjukan skema saling menguntungkan yang bisa diperoleh perusahaan. Sehingga, negosiasi gaji yang diperoleh tidak akan membuat Anda merasa rugi.

Tips menjadi Seorang Pengusaha

Tips menjadi Seorang Pengusaha

Tips menjadi Seorang Pengusaha yang sukses

Setiap orang pasti ingin menjadi seorang pengusaha, termasuk Anda. Dengan menjadi seorang pengusaha, tentu Anda bisa membuka lowongan pekerjaan untuk orang lain. Ada yang berhasil mewujudkannya namun tidak sedikit juga yang gagal mewujudkan impiannya untuk menjadi seorang pengusaha. Semangat ketika awal-awal usaha namun dengan seiring waktu berlalu semangat itu bisa pudar karena tidak sanggup menghadapi persaingan atau masalah-masalah yang dihadapi dan akhirnya terpuruk. Usaha dan tekad tidaklah cukup untuk menjadikan seseorang berhasil.

Anda tertarik menjadi seorang pengusaha? berikut tips untuk menjadi seorang pengusaha.

Memiliki Komitmen

Merintis suatu usaha memerlukan proses dan waktu yang tidak singkat. Ada yang sukses seteleha beberapa bulang dan ada yang sampai bertahun-tahun. Akan ada banyak rintangan ketika Anda mulai berbisnis dan komitmen untuk maju.

Memiliki Keberanian

Ketika mulai merintis suatu usaha, Anda tidak saja harus memasarkan produk Anda tetapi Anda juga harus percaya diri, tidak malu-malu ketika bertemu dengan konsumen.

Disiplin

Ketika bekerja di suatu perusahaan, kedisiplinan merupakan hal yang paling penting, mengikuti aturan perusahaan dan tidak boleh di langgar. Ketika Anda memiliki bisnis pribadi, Anda bisa saja malas karena Anda sekarang adalah bosnya.

Keuangan

Bisnis yang baru tentu saja memerlukan modal.  Jika Anda masih mempunyai banyak kekurangan dalam keuangan, sebaiknya Anda menunda dahulu niat berbisnis Anda atau Anda bisa mencoba berbisnis dropship yang tidak memerlukan modal sama sekali, silahkan klik Hobi yang bisa Anda jadikan sebuah Bisnis untuk mengetahui lebih lanjut tentang dropship. Namun jika Anda memaksakan merintis bisnis Anda dengan modal yang minim, Anda bisa mencari pinjaman untuk usaha mikro dan memiliki pendapatan tambahan di bidang lain untuk membayarnya. Anda juga bisa mencari pekerjaan paruh waktu sambil menekuni bisnis Anda.

Pengalaman

Pengalaman akan terus bertambah seiring dengan bisnis yang Anda jalankan namun sebagian besar gagal karena kurang menguasai bidang bisnis yang dikerjakan dan hanya dengan modal nekat saja. Setidaknya Anda sudah memiliki keahlian dan trik untuk menjalankan bisnis Anda nantinya. Belajarlah banyak hal ketika Anda bekerja di suatu perusahaan, sangat bagus daripada Anda belajar disaat menjalankan bisnis Anda.

Jangan takut untuk membuka bisnis Anda sendiri, jika gagal cobalah terus dan jangan menyerah karena tidak ada yang sukses dengan cara yang instan.

Hobi yang bisa Anda jadikan sebuah Bisnis

Hobi yang bisa Anda jadikan sebuah Bisnis

Hobi yang bisa Anda jadikan sebuah Bisnis

Hobi merupakan kegiatan bersenang-senang yang dilakukan saat luang untuk menenangkan pikiran. Hobi merupakan naluri manusia untuk menyukai atau menyenangkan sesuatu. Hobi bisa membuat seseorang bersemangat menjalani kehidupan. Kebanyakan orang menjalani hobi mereka di sela-sela kesibukan dalam berkarir dan masih jarang yang memanfaatkan hobi mereka untuk dijadikan bisnis. Ada beberapa jenis hob yang bisa Anda tekuni dan sangat berpotensi untuk dikembangkan menjadi suatu bisnis. Berikut contoh hobi yang bisa Anda jadikan bisnis.

Fotografer

Kamera menjadi alat untuk mengabadikan momen penting dalam hidup dan Anda bisa gunakan untuk menjalankan bisnis dan mencari uang. Jika Anda bisa mengoperasikan kamera dan menghasilak gambar yang bagus, Anda bisa mencoba untuk menjadi seorang fotografer. Pada awalnya mungkin relative kecil tapi seiring bertambahnya pengalaman yang Anda dapatkan maka penghasilan Anda akan meningkat.

Bermain musik

Untuk sebagian orang, musik bukan hanya sekedar hobi, melainkan suatu kewajiban yang harus dilakukan. Dalam bermusik Anda bisa menyanyi, bermain gitar memukul drum atau memainkan alam musik yang lainnya. Jika Anda hobi dengan bermain musik, cobalah untuk menjadi seorang guru musik atau vokal private atau siapa tahu Anda juga bisa muncul di televisi dengan menjadi seorang penyanyi atau pemain musik.

Menulis

Jika Anda senang menulis dan merasa senang saat orang-orang membaca hasil karya yang Anda buat, cobalah untuk membuat blog pribadi atau menulis sebuah buku. Topik yang dipilih harus yang Anda suka atau yang Anda kuasai. Namun, membutuhkan waktu dan proses yang tidak sebentar untuk membuat pembaca menyukai hasil karya Anda.

Memasak

Membuat makanan baru dan bereksperimen dengan makanan, membuat kue atau meracik minuman yang lezat. Jika Anda gemar melakukannya, perdalamlah ilmu Anda dan jadikan hobi tersebut kedalam satu pekerjaan yang menyenangkan dan menjanjikan. Akan menghabiskan modal yang cukup banyak, namun percayalah dengan hasil yang akan Anda dapatkan lebih. Bisnis di bidang makanan atau kuliner memiliki prospek yang bagus untuk masa depan Anda.

Menggambar atau melukis

Memiliki hobi menggambar atau melukis bisa menjadikan lahan bisnis untuk Anda yang hobi di bidang tersebut. Jika Anda suka menggambar tokoh komik atau kartun, cobalah untuk mewujudkannya dengan memnbuat komik kemudian promosikan lewat media internet atau jika Anda gemar melukis, bukalah usaha dekorasi Anda sendiri.

Hobi di atas hanya sebagian kecil yang bisa Anda kerjakan, masih banyak hobi-hobi lain seperti kolektor benda antik, otomotif, instruktur, membuat kerajinan tangan dan lain-lain. Sesuaikan hobi Anda dan jadikan sebagai penghasilan pekerjaan Anda.

Faktor penghambat karir

January 5, 2016 | Tips

Faktor penghambat karir

Faktor penghambat karir

Faktor penghambat karir

Setiap orang yang bekerja di kantor pasti ingin memiliki karir yang cemerlang atau promosi kenaikan jabatan yang meningkat. Namun tidak semua yang beruntung bisa mendapatkan hal tersebut. Ada sebuah usaha dan kerja keras yang dipertahankan untuk bisa meraihnya. Dan terkadang kita tidak menyadari ada beberapa kendala dari dalam diri sendiri yang harus diperbaiki agar tidak menjadi penghambat di dalam karir Anda.

Tidak mampu mengatur prioritas

Jika Anda tidak mampu mengatur prioritas pekerjaan Anda, maka Anda akan merasa kebingungan dalam menjalankan pekerjaan tersebut sesuai dengan deadline. Suatu pekerjaan bisa saja Anda selesaikan tanpa prioritas dan terburu-buru namun hasilnya akan tidak benar dan jauh dari yang diharapkan atasan Anda atau klien Anda. Untuk itu, Anda harus menyusun prioritas tugas yang Anda kerjakan terlebih dahulu dan konsisten mengerjakannya hingga tuntas.

Menunda pekerjaan

Sebagian besar orang masih memiliki sifat malas dan suka menunda-nunda mengerjakan suatu pekerjaan. Sehingga ketika pekerjaan itu harus selesai, hasilnya akan menjadi buruk dan tidak dapat mencapai tujuan yang diharapkan. Yakinkan diri Anda ketika ada waktu untuk mengerjakan pekerjaan yang bisa Anda kerjakan dan sebisa mungkin tidak menundanya. Dengan demikian Anda akan memiliki manajemen waktu yang bagus.

Tidak berani mengambul resiko

Keputusan yang Anda ambil dalam hidup ini selalu memiliki resiko, tidak terkecuali dengan pekerjaan. Jika ingin mendapatkan karir yang lebih bagus di perusahaan pasti akan ada tentangan pekerjaan yang bersiko yang bisa saja Anda ambil karena pekerjaan tersebut biasanya memiliki hasil yang lebih bagus jika memang bisa Anda kerjakan. Tapi tentu saja dengan mempertimbangkannya baik resiko yang akan Anda hadapi saat pekerjaan tersebut gagal dilakukan sehingga Anda sudah siap memikirkan kembali jalan yang lain.

Takut dengan kegagalan

Tidak berani mengambil resiko karena takut dengan kegagalan, sebenarnya kegagalan merupakan proses yang harus Anda hadapi ketika Anda ingin menggapai kesuksesan. Belajar dan mencoba hal yang baru karena akan ada pengetahuan baru yang akan Anda peroleh jika Anda tidak takut dengan kegagalan dan itu akan menjadi modal Anda selanjutnya agar tidak kembali gagal dalam mengerjakan sesuatu. Karena itu janganlah takut dengan kegagalan, mencoba sesuatu yang baru termasuk hal yang berhubungan dengan pekerjaan di kantor.

Malas berhubungan

Mulailah membangun hubungan dan bertemu dengan banyak orang akan membuka pikiran Anda menjadi lebih terbuka dan akan ada banyak kesempatan serta peluang kerja yang bisa Anda ambil untuk menggapai karir atau tujuan yang Anda inginkan.

Hal yang bisa Anda lakukan saat tidak memiliki Pekerjaan

Hal yang bisa Anda lakukan saat tidak memiliki Pekerjaan

Hal yang bisa Anda lakukan saat tidak memiliki Pekerjaan

Jika Anda sedang tidak memiliki pekerjaan atau baru saja berhenti dari pekerjaan Anda sebelumnya biasanya Anda akan mengirim sebanyak mungkin lamaran pekerjaan ke perusahaan-perusahaan yang sedang membuka lowongan pekerjaan dan berharap segera mendapatkan pekerjaan yang baru. Namun ada baiknya jika Anda berfokus pada perkembangan diri Anda karena sangat penting untuk berkompetisi mendapatkan pekerjaan yang sesuai. Jadi, ada baiknya Anda melakukan hal dibawah ini sebelum Anda direkrut oleh perusahaan.

Magang

Menawarkan keahlian yang Anda miliki untuk membantu organisasi atau yayasan apa saja yang membutuhkan keahlian Anda. Misalkan menjadi guru disekolah, mengajar les atau kegiatan lain yang bermanfaat. Dengan menjadi seorang sukarelawan di tempat tertentu maka keahlian Anda akan semakin bertambah dan meningkatkan nilai pengalaman Anda.

Mengasah keahlian

Jika ingin berkarir di bidang tertentu, Anda akan merasa kurang dengan keahlian yang Anda miliki. Misalkan Anda ahli di bidang komputer, mungkin Anda akan mengambil kursus untuk meningkatkan skill Anda. Saat ingin mempelajari keahlian tertentu, mungkin Anda akan terganggu dengan kesibukan pekerjaan Anda sebelumnya sehingga tidak ada waktu untuk belajar dan menguasai keahlian tersebut. Dan pada saat inilah Anda bisa gunakan untuk belajar dan menguasainya. Cari referensi lewat internet atau rekan-rekan Anda.

Hubungan

Pada saat menganggur ini Anda akan mempunyai lebih banyak waktu, gunakanlah untuk bersosialisasi kembali dan berhubungan dengan rekan-rekan Anda. Hubungilah mereka dan ajak bertemu untuk sekedar menanyakan kabar dan mencari informasi pekerjaan atau peluang usaha yang sedang mereka kerjakan. Bisa dengan menemui rekan Anda, alumni sekolah Anda, guru, saudara atau mencari kenalan baru yang memiliki ketertarikan yang sama dengan Anda.

Kerja Freelance

Sebagian besar pencari kerja menginginkan pekerjaan yang tetap dari perusahaan sehingga peluang bersaing untuk freelance atau kerja paruh waktu terbuka lebar. Jika Anda memang terdesak dengan keuangan Anda, Anda bisa melamar pekerjaan freelance karena selain mendapatkan penghasilan, Anda juga akan mendapatkan nilai tambahan peningkatan skill, hubungan dan kepercayaan diri.

Aktif secara online

Jangan buang-buang waktu Anda, bergaulah dengan dunia maya dan membangun hubungan untuk mendapatkan informasi bermanfaat yang berkaitan dengan karir yang Anda kejar. Anda juga bisa mencari perusahaan-perusahaan yang Anda minati lewat internet, berkenalan dengan HRD atau atasan dari perusahaan tersebut dan berhubungan dengan mereka sehingga Anda bisa mengetahui kebutuhan perusahaan tersebut.

10 Resolusi di Tahun Baru

January 5, 2016 | Tips

10 Resolusi di Tahun Baru

10 Resolusi di Tahun Baru

10 Resolusi di Tahun Baru

Akhir tahun biasanya mendorong orang untuk mereflesikan apa yang telah mereka capai dalam 12 bulan terakhir, dan apa yang akan mereka lakukan untuk melakukan lebih baik dalam 12 bulan mendatang. Mempelajari tahun sebelumnya untuk dilakukan di tahun yang berikutnya, apakah Anda sudah berpikir sejauh itu?

 

Jika Anda tidak yakin tentang tujuan Anda, pertimbangkanlah salah satu dari 10 resolusi dari para profesional untuk memutuskan apa yang Anda fokuskan di tahun yang baru.

Fokus kedepan, bukan memikirkan apa yang telah terjadi.

“Saya akan kembali ke sekolah untuk gelar PhD psikologi klinis, kata konselor kesehatan holistik Trish Balbert.” Ini akan menghabiskan waktu 6 tahun sebelum saya menyelesaikannya, dan banyak orang yang menolak hal tersebut. Mereka berkomentar bahwa itu adalah waktu yang sangat lama, tapi perasaan saya adalah 6 tahun yang akan saya lewati dengan cara yang lain. Saya akan lebih suka menghabiskan melakukan sesuatu yang benar-benar saya cintai.

Mengambil keuntungan dari keahlian saya

“Kami memutuskan untuk menjalankan situs web kami dan menggunakan kekuatan yang melekat sebagai alat bisnis baru untuk menciptakan peluang” eksekutif periklanan Jim Ellis, Periklanan Ellis + Potter.

Abaikan berita buruk

Lelah dengan semua berita buruk? “Saya tidak tahu apakah Anda akan menyebutnya sebuah resolusi, tetapi katakanlah,” Kami memilih untuk tidak berpartisipasi dalam resesi ini,” kata Jennifer DeSpagna, direktur Timber Lake West Camp.

Biarkan orang lain melihat hal-hal yang kecil

Lisa Steadman, juga dikenal sebagai “The Relationship Journalist” telah siap untuk menumbuhkan usahanya, dengan sedikit bantuan. “Saya memutuskan untuk menghabiskan lebih banyak waktu kerja untuk bisnis saya dan sedikit waktu bekerja dalam bisnis saya” katanya. “Saya sudah menyewa sebuah asisten virtual yang melakukan pekerjaan yang luar biasa dan saya dalam proses wawancara dengan asisten kantor secara paruh waktu dan saya bisa berbagi antara bisnis kami.”

Naikkan profil saya

“Resolusi saya adalah untuk melakukan publisitas dan hubungan masyarakat tahun ini” kata Maya Kalman, presiden lembaga acara perencanaan yang berbasis di Manhattan. “Saya akan fokus lebih kepada pers. Karena pers sama dengan eksposur, yang berarti uang saya juga berfokus untuk tetap positif pada pemindahan perusahaan ke arah yang benar, meskipun dengan ekonomi yang sekarang.”

Habiskan uang untuk membuat uang

“Saya sudah menyadari Anda harus menghabiskan uang untuk menghasilkannya kembali” kaya Brooklyn fotografer Michael Harlan Turkell. “Saya harus menolak banyak pekerjaan tahun ini karena saya tidak memiliki ruang komersial, tapi saya menyadari betapa jauh lebih produktif jika saya berada di ruang yang sebenarnya.”

Sebagai freelance, bagaimanapun kas harus selalu menjadi perhatian sehingga Turkell juga mencari untuk menemukan BPA yang bisa membantunya mengeluarkan uang secara bijaksana selama setahun. “Sekarang, ini tidak diketahui apa yang harus saya habiskan dan saya menyelidiki bagaimana jadwal kuartalan yang mungkin bekerja baik untuk freelance,” katanya.

Mengisi masa depan

“Tahun lalu mengajarkan saya untuk mengambil waktu berkumpul kembali dan memberikan hadiah yang efektif dengan memakai semuanya yang saya pakai setiap hari” kata Daisy Swan, seorang pelatih karir dan strategi.

Berkomitmen untuk mendapatkan komitmen

Penasihat karir Liz Ryan mengakui resolusi membuat dia terkejut. “Ini menjadi jelas bahwa tahun ini lebih baik dari sebelumnya, banyak orang biasa yang takut pada prospek meluncurkan mencari pekerjaan,” katanya. “Saya berharap saya telah melihat dengan cepat. Seorang penasihat pekerjaan, pencarian seperti ini tidak hanya untuk berbagi tips, metode dan dukungan moral tetapi untuk mengadakan pencari kerja satu set dengan komitmen untuk mengatasinya”

Menemukan kekuatan “Sewa”

Michelle Madhok, pendiri blog belanja online populer, tidak akan menderita dengan kinerja yang buruk dan mengambil lebih banyak waktu dalam mencoba untuk memisahkan gandum dari sekam. “Tahun ini saya akan mempekerjakan dengan santai namun lebih cepat,” katanya. “Saya tidak akan puas seperti rata-rata karyawan lainnya”

Menghindari bisnis pribadi

Pelatih karir Hallie Crawford terinspirasi oleh garis kunci dari “The Godfather” film untuk resolusinya. “Resolusi saya adalah untuk  mengingatkan bahwa itu bisnis, bukan pribadi” katanya. “Rekan-rekan saya, klien atau rekan kerja keputusan’ tidak selalu tentang saya sebagai pribadi.”

 

Sumber : monster.com

Meninggalkan pekerjaan secara Terhormat

Meninggalkan pekerjaan secara Terhormat

Meninggalkan pekerjaan secara Terhormat

Pertanyaan : Saya selalu bertanya-tanya, apa prosedur yang benar untuk mengundurkan diri dari perusahaan. Juga, apa yang harus dipersiapkan untuk pengunduran diri dan apakah ada dasarnya?

Jawaban : Tidak benar. Tetapi ada beberapa aturan dasar tentang bagaimana melakukannya sendiri dan apa yang harus dikatakan atau tidak dikatakan dalam wawancara pengunduran diri Anda.

1. Jangan memutuskan hubungan Anda. Anda mungkin perlu referensi untuk perusahaan, atau Anda mungkin ingin kembali lagi ke perusahaan tersebut. atau mungkin juga Anda menemukan orang yang sama, ingin meninggalkan pekerjaan dan mencari pekerjaan berikutnya bersama Anda.

2. Jika Anda meninggalkan pekerjaan karena Anda diperlakukan tidak adil dan ingin menuntut ke perusahaan, jangan dibiarkan. Kumpulkan bukti dan mencari pengacara. Tetap tersenyum dan berikan kejutan.

3. Pelajari buku pedoman karyawan dan manfaatnya. Dengan begitu, Anda akan tahu persis apa yang berhak untuk dibayarkan kepada Anda setelah mengundurkan diri, waktu liburan yang tidak terpakai, cuti dan lain sebagainya.

4. Kalendar deadline. Ketahuilah kapan Anda harus kembali ke perusahaan. Jika Anda mengundurkan diri atau menghadapi pemutusan, pergilah ke kantor departemen ketenagakerjaan.

5. Dapatkan kesepakatan dengan seseorang di perusahaan untuk menjadi referensi Anda nanti. Sebagian kantor perusahaan hanya akan memberikan nama dan tanggal kerja.

6. tetap berhubungan dengan kontak bisnis Anda, bukan hanya sekedar teman. Mulai dari yang Anda kenal dan mungkin akan membantu Anda nanti dalam karir Anda. Hal ini biasanya diabaikan oleh kebanyakan orang, tapi itu sesuatu yang bagus untuk dilakukan.

Adapaun surat pengunduran diri, Anda mungkin hanya ingin mengirim dua pernyataan, “Hal ini dengan menyesal bahwa saya harus mengundurkan diri dari posisi saya saat ini,” dan berhenti sampai disini.

Tiga Langkah untuk Memilih Karir Anda

Tiga Langkah untuk Memilih Karir Anda

Tiga Langkah untuk Memilih karir Anda

Seorang pegulat profesional mencalonkan diri untuk menjadi Gubernur Minnesota kemudian menang, pemilik dan pastry chef bakery seorang mantan investor bank, seorang teman dari perguruan tinggi ilmuwan komputer selama 7 tahun sekarang hidup sebagai seorang kapten perahu layar di Seattle.

Bagaimana orang-orang ini bisa mendapatkan hal yang demikian? melalui kombinasi keberuntungan, percaya diri dan kesadaran diri. Ketika Anda merenungkan dimana karir Anda sendiri setelah kuliah nanti, sangat tidak mungkin untuk mengetahui apakah peluang Anda sama dengan yang Anda kuasai. Apapun dan bagaimanapun yang Anda lakukan sekarang, identifikasi Minat Anda, bakat Anda dan nilai Anda kemudian eksplorasi pekerjaan yang mungkin bisa terhubung dengan hal tersebut. Jika Anda mengikuti proses tiga langkah dibawah ini, Anda tidak hanya akan duduk menunggu karir dan pekerjaan yang datang kepada Anda, tapi Anda akan bekerja menuju pekerjaan yang membuat Anda bahagia.

Langkah pertama.

Mencari tahu apa yang membuat Anda penasaran dengan bertanya pada diri sendiri:

  • Apa hal yang membuat saya bersemangat dengan minat Saya?
  • Apa yang harus saya lakukan dengan baik?
  • Apa jenis kepribadian yang saya miliki?
  • Apa sesuatu yang paling penting untuk saya?

Langkah Kedua

Pelajari tentang pilihan karir Anda. Jarangnya Anda memiliki kesempatan untuk mengambil kelas di perguruan tinggi menunjukan pekerjaan yang cocok untuk Anda. Melihat apakah kantor kuliah Anda memiliki perpustakaan buku yang menggambarkan berbagai jenis pekerjaan, kualifikasi yang dibutuhkan dan rentang gaji untuk pekerjaan. Konselor karir kuliah Anda harus dapat membantu.

Selain itu, berbicaralah dengan orang mencari Informasi wawancara dan mencoba berkarir dengan mengambil magang atau kerja paruh waktu.

Langkah Ketiga

Memilah prioritas Anda. Setelah Anda menghabiskan waktu pada langkah pertama dan kedua, beberapa preferensi yang kuat dari Anda mungkin akan muncul. Anda bisa belajar, dan Anda tidak ingin berada di lingkungan perusahaan. Itu aturan dari perbankan investasi. Atau Anda mungkin menemukan minat Anda pada seni yang tidak akan bertahan pada karir Anda, sehingga Anda melewati jenis-jenis pekerjaan dari daftar Anda. Apapun pelajaran tentang diri Anda, Anda telah menemukan hal penting yang akan membantu Anda memilih karir yang baik ketika datang saatnya.

Yang paling penting, menjaga semuanya secara perspektif: Anda tidak harus hidup selamanya dengan keputusan karir yang Anda buat sekarang. Kebanyakan orang mengubah karir mereka beberapa kali selama seumur hidup, sehingga pekerjaan pertama yang Anda pilih kemungkinan tidak akan dilakukan kembali 40 atau 50 tahun dari sekarang, kecuali jika Anda ingin tetap bertahan. Jadi jangan menmpatkan terlalu banyak tekanan pada diri sendiri untuk membuat keputusan yang sempurna, dan buka mata Anda.

Cara Mengubah Pekerjaan tanpa Berpindah Perusahaan

Cara Mengubah Pekerjaan tanpa Berpindah Perusahaan

Cara Mengubah Pekerjaan tanpa Berpindah Perusahaan

Seorang Atasan yang buruk, membosankan atau kurangnya kesempatan. masing-masing faktor dapat membuat Anda ingin mengubah pekerjaan. Dan bagaimana jika Anda benci namun Anda tidak ingin meninggalkan perusahaan yang Anda cintai?

Jawabannya sederhana, namun tidak dengan prosesnya. Cobalah untuk mengatur perpindahan ke posisi lain. Ikuti langkah-langkah dibawah ini untuk memastikan Anda tidak membuat kesalahan ketika Anda melakukannya.

Mencari Kesalahan

Bukan rahasia bahwa merusak Industri tertentu mungkin mengharuskan Anda untuk menerima satu posisi dan akhirnya dipindahkan ke posisi lain yang akan menempatkan Anda pada jalur karir yang diinginkan. Pengusaha akan menyadari hal ini, tetapi biasanya seorang karyawan diharapkan tetap dalam pekerjaan selama minimal enam bulan sampai dua tahun. Cari tahu apa harapan atau kebijakan Atasan Anda dan hormati itu.

Selidiki peluang Anda

Banyak perusahaan besar lebih memilih untuk mempromosikan diri dari dalam dan akan terus memajukan pekerjaan secara komprehensif internal. Konsultasikan secara teratur untuk menentukan apakah ada posisi yang menarik bagi Anda dan apakah Anda memenuhi syarat untuk mereka.

Jika Anda putus asa untuk berpindah tetapi tidak memenuhi syarat untuk salah satu posisi terbuka, cari tahu jika perusahaan Anda memiliki setiap posisi yang sulit diisi, dan mungkin lebih bersedia jika Anda melakukannya.

Mengikuti Jejak Orang Lain

Tentu beberapa orang ingin berani pergi jika tidak ada pria atau wanita, tapi itu jauh lebih mudah untuk mengikuti jejak seseorang, terutama jika Anda dipindahkan ke bagian yang bersangkutan.

Bertanya kepada sekitar dan menemukan beberapa orang yang telah dipindahkan ke posisi yang berbeda dan meminta merka untuk saran yang berurusan dengan atasan Anda, perwakilan sumber daya manusia dan perubahan.

Cari Pengganti Anda

Atasan Anda mungkin tidak setuju untuk dipindahkan karena dia menghargai pengetahuan Anda dalam bekerja.

Segera setelah Anda tahu Anda akan benar-benar pindah, mulailah melakukannya dengan seseorang yang mungkin tertarik pada posisi Anda. Membuka hubungan Anda. Jika ada bakat yang menunggu, Atasan Anda akan lebih mendukung kepindahan Anda.