Tips

Cara untuk Menerima Tawaran Pekerjaan

Cara untuk Menerima Tawaran Pekerjaan

Cara untuk Menerima Tawaran Pekerjaan

Anda pasti merasa sangat senang dan ingin berteriak “Hore!” ketika perekrut menawarkan pekerjaan, tetapi Anda harus bersikap Tenang.

Setelah semua pekerjaan yang telah Anda cari, menerapkannya dan melakukan wawancara Pekerjaan. Anda telah ditawari posisi yang Anda inginkan, Pergilah! tetapi Jangan terlalu cepat untuk menerimanya.

“Ketika Atasan membuat tawaran Pekerjaan, mereka akan meletakan semua kertas mereka di atas meja dan memberikan “kekuatannya”. kata Marilyn Santiesteban, Asisten Direktur pelayanan karir di Bush School of Goverment & Public Service di Texas A&M University in College Station. Akibatnya, mereka ingin calonnya menerima posisi dengan segera. Tapi itu bukan ide bagus untuk Calon.

Inilah yang harus dilakukan sebagai gantinya:

Mengekspresikan diri Anda

Terserah apakah anda bertemu secara Pribadi, berbicara di telepon atau mengobrol lewat email. Berterimakasihlah kepada orang yang membuat tawaran tersebut dan katakan betapa senangnya Anda.

“Selalu tunjukan Rasa Terima Kasih Anda”. kata Hannah Morgan, Pendiri Rochester, New york yang berbasis Karier Sherpa.

Apakah Anda akan datang kembali dengan beenegosiasi atau menerima tawarannya tanpa perubahan, mulai dari ini tetapkan Nada yang baik dalam percakapan.

Menjaga antusiasme saat Anda akan bergerak maju, Santiesteban mengatakan:”Ingatlah bahwa mereka rentan, Jadi buatlah mereka merasa gembira dengan peran Anda.”

Menggunakan kata-kata seperti “Bersemangat” dan “Senang” akan mendapatkan point yang penting, tanpa mengatakan Anda akan menerimanya.

Meminta untuk Mendapatkannya secara Tertulis

Setelah Anda mengucapkan Terimakasih kepada Atasan, permintaan untuk memiliki tawaran dimasukan ke dalam tulisan. Sebuah tawaran pekerjaan surat resmi harus mencakup setidaknya Nama Posisi, Tanggal mulai, Gaji dan Rincian yang lainnya.

Langkah ini dilakukan dengan 2 Hal: Membuat Perjanjian yang ditawarkannya dan Memberikan Anda kesempatan untuk meninjau rincian secara menyeluruh untuk memastikan Anda benar-benar mengerti apa yang Anda tawarkan.

Tanyakan berapa lama Anda harus memberikan jawaban akhir setelah menerima surat itu, Morgan menyarankan. Jika Atasan mengatakan mereka membutuhkan jawaban segera, itu pertanda buruk. “Menekan dengan tidak memberikan kesan terbaik”, katanya. “Ini taktik menakut-nakuti”. Seorang atasan yang bertanggung jawab ingin calon karyawannya memiliki beberapa waktu untuk membuat keputusan, biasanya satu atau dua hari.

Tetapi jika Anda ingin menegosiasikan persyaratannya, Santiesteban menunjukan respon dengan mengatakan:”Saya sudah mengerti tawaran itu dan itu adalah kesempatan yang baik. Saya ingin mendiskusikan rincian dengan lebih hati-hati. Kapan kita dapat mengatur waktu untuk berbicara atau bertemu?”
Santiesteban berkata. “Karena Anda berdua menginginkan hal yang sama dalam pekerjaan itu.”

Mengatakan “Ya” dengan Cara yang Benar

Saat anda melalui Negosiasi dan siap menerima, mengulangi semua rincian yang Anda pahami kepada mereka dalam penerimaan Anda. Santiesteban kata. Anda bisa mengatakan:”Ini adalah pemahaman saya bahwa Saya akan memenuhi syarat untuk Hari X liburan, jumlah Y untuk hutang dan Z untuk bonus, Perusahaan mengeluarkan 75% dari biaya perawatan kesehatan saya dan 3% untuk kontribusi Gaji Pertama saya.”

Hal ini penting Jika Anda sudah bernegosiasi dan Naik dari tawaran Awal, kata Santiesteban. bahkan, anda juga harus meminta untuk mendapatkan tawaran terakhir Anda secara resmi dan Tertulis.

Jika negosiasi membutuhkan waktu yang lama dari yang diharapkan, terimalah. Negosiasi akan menjadi membingungkan bagi kedua belah pihak. Morhan mengatakan, dan menyatakan penghargaan atas Waktu Atasan Anda dan usaha setelah Anda yang akhirnya menerima tawaran Anda, dan menunjukan bahwa Anda Siap untuk Maju.

 

sumber : monster.com

4 Hal yang Paling Penting dalam Resume Anda untuk pekerjaan Media Sosial

4 Hal yang Paling Penting dalam Resume Anda untuk pekerjaan Media Sosial

4 Hal yang Paling Penting dalam Resume Anda untuk pekerjaan Media Sosial

Resume Anda untuk Pekerjaan di Media Sosial bukan berarti sekedar posting gambar sepanjang hari. Karena, Resume Anda adalah kesan pertama yang Anda buat kepada Atasan Anda. Dan jika Anda ingin bekerja di Media Sosial, Anda harus menunjukan bahwa Anda Kreatif dan Strategis. Berikut adalah 4 Hal yang Paling Penting untuk dimasukan ke dalam Resume Anda.

 

Alat dan Perangkat Lunak yang Anda kuasai.

Mengelola Media Sosial Perusahaan atau menyusun strategi untuk Promosi akan melibatkan lebih dari sekedar pengetahuan dasar Facebook atau Twitter.
Jika Setiap Perusahaan tidak menggunakan Perangkat lunak yang tidak sama dengan yang Anda kuasai, Anda harus mempunyai skill dan kemampuan untuk berlatih dengan baik. Pernyataan yang Anda tunjukan untuk bekerja lebih baik dengan Orang lain.
Bekerja di Media Sosial bukan berarti Anda akan selalu harus menatap Layar Monitor sepanjang hari atau Setiap hari. Seperti Pekerjaan Lainnya, Anda akan sering bekerjasama dengan Departemen lain dalam proyek-proyek dan Promosi. Tunjukan bahwa Anda adalah Tim dengan menjelaskan Bagaimana Anda berkontribusi pada tujuan yang lebih besar dengan

Penjualan, Hukum, Keuangan dengan Tim lainnya.

Yang paling penting, Anda perlu untuk menunjukan nilai Anda. “Ini tidak cukup untuk menunjukan “keterampilan” dan Daftar sekelompok platform Media Sosial,” kata Elaine Young (@ejyoung67), Profesor Pemasaran Digital dan Sosial di Stiller School of Bussiness di Champlain College.
Cara yang Terbaik untuk menunjukan Bahwa Anda Pantas “mendapatkannya” adalah dengan “menunjukannya” secara Pribadi.

Hasil Kuantitatif

Seperti kebanyakan pekerjaan lainnya, Anda akan perlu untuk menunjukan bahwa Anda sudah produktif. Media Sosial tidak berbeda, karena semua data pekerjaan Anda akan menghasilkan, dapat lebih mudah untuk menunjukannya.

Rekomendasi untuk point-point yang penting:

Akun Facebook berhasil meningkatkan keterlibatan dan Interaksi dengan basis pelanggan sebesar 15%

Bertanggungjawab untuk meningatkan keterlibatan dan penjualan konversi dengan memanfaatkan Pinterest. Strategi yang melibatkan 10% sumber traffic dari Pinterest ke situs e-commerce kami dengan meningkatkan konversi penjualan 2%.

Merasa baru? Cobalah untuk belajar pada waktu magang, kerja sukarelawan atau proyek-proyek kelas. “Ketika Anda memulainya pastikan untuk mencapturenya. kata Young.

 

Sumber: monster.com

Hentikan Bisnis Kecil Anda karena Sekarang Anda perlu Pekerjaan

Hentikan Bisnis Kecil Anda karena Sekarang Anda perlu Pekerjaan

Hentikan Bisnis Kecil Anda karena Sekarang Anda perlu Pekerjaan

Tulisan ini mungkin menyakitkan, pada kenyataanya ini menghentikan bisnis kecil Anda. Setelah bertahun-tahun menjadi bos untuk bisnis Anda sendiri, dan sekarang Anda sudah “memasukan” diri sebagai “Perusahaan Orang”

Setelah Anda tidak menjadi lagi seorang bos. Bagian yang sulit adalah meyakinkan Atasan bahwa Anda dapat membuat perubahan.

Bagaimana Anda melakukan hal itu? Berikut 6 point untuk melakukannya.

1. Hubungkan titik

Karena Anda tidak datang dari posisi Perusahaan, Anda harus bekerja lebih keras untuk “menjual” Pengalaman Relevan Anda. Mengetahui dahulu Tanggung Jawab yang paling menonjol untuk pekerjaan ini dan menjelaskan bagaimana latar belakangnya. Jelas, ibaratnya sebagai pemilik bisnis kecil, Anda mengenakan banyak “Topi” dan fokus hanya pada “Topi” yang dibutuhkan untuk bisnis Anda.

2. Anda bukan Atasan lagi

Anda tidak keberatan tidak menjadi lagi seorang Bos? Biarkan pewawancara tahu bahwa transisi ini adalah sesuatu yang Anda rasakan Baik. Anda tidak keberatan menjadi seorang Bos, karena ada cara lain untuk memajukan karier Anda. Mengartikulasikan tujuan karier Anda untuk Jangka Panjang dan menjelaskan Bagaimana tentang bisnis Anda, itu akan menjadi menarik. Misalnya, Anda mungkin memiliki pengalaman dalam Pemasaran, Manajemen Keuangan atau Penjualan. Sekarang Anda tahu bahwa bagian penjualan pekerjaan adalah bagian dari usaha Anda. atau mungkin Anda menikmati semua aspek bisnis dan ingin menjadi Manajer umum dan mungkin dengan lebih banyak sumber daya Anda bisa memiliki perusahaan Anda sendiri. Menjadi bagian dari perusahaan yang lebih besar memungkinkan Anda untuk melakukan lebih banyak hal-hal yang Anda sukai, bukan menambahkan apa yang Anda lakukan dalam bisnis kecil Anda.

3. Anda adalah seorang Pemikir dan Pekerja

Perusahaan Besar mencari kombinasi antara Pemikir dan Pekerja. Menjelaskan bagaimana melakukan keahlian Anda (menyelesaikan masalah pelanggan misalnya) digabungkan dengan pemikiran yang strategis (pemahaman dan peramalan kebutuhan pelanggan) menanganinya dan pada akhirnya menjadi nilai untuk perusahaan.

4. Diskusi

Saat ini perusahaan mencari orang yang bisa sukses sebagai “Pengaruh” dan sebagai bagian dari tim untuk mengambil keputusan. Salah satu perhatian pewawancara adalah bahwa Anda tidak perlu lagi untuk bekerja sama setelahnya Anda menjadi seorang Bos. Contohnya Bagaimana Anda bisa mendapatkan orang-orang yang tidak bekerja kepada Anda dan menanggapi Kebutuhan Anda. Ini bisa mempengaruhi untuk mendapatkan sesuatu dengan lebih cepat, hanya karena ingin melakukan sesuatu yg Istimewa untuk Anda.

5. Jangan Banyak Menjual

Jangan menganggap bahwa karena Anda menjalankan bisnis Anda sendiri, Anda bisa melakukan apa saja. Jelas, Anda bekerja keras dan ada hal-hal yang tak terhitung jumlahnya yang Anda lakukan dengan baik. Tapi ketika Anda dapat melakukan semuanya , itu mengisyaratkan bahwa Anda sedang Pamer dan tidak Realistis. Hanya fokus kepada Pengalaman yang berlaku untuk Pekerjaan ini.

6. Mengelola Tim

Pewawancara mungkin berspekulasi Pengajar akan jatuh ke bagian bawah daftar prioritas Anda sebagai pemilik bisnis. Menghilangkan ide ini dengan membahas bagaimana Anda dilatih dan dibimbing oleh Tim Anda. Resepsionis atau yang membukukan, misalnya. Jika Tim adalah sesuatu yang sangat menyenangkan, biarkan pewawancara Tahu hal itu.

Pergi dari Bisnis sendiri untuk menjadi Karwayan pasti membutuhkan waktu untuk beradaptasi. Pastikan Anda menggambarkan keinginan Anda untuk perubahan karier ini kepada Atasan Anda. Yakinkan Atasan Anda bahwa ini adalah sesuatu yang Anda putuskan dan bahwa posisi ini merupakan langkah penting kedepannya untuk tujuan utama Anda.

Tips Menemukan Pekerjaan Finansial Anda

Tips Menemukan Pekerjaan Finansial Anda

Tips Menemukan Pekerjaan Finansial Anda

Anda akan lulus dengan Gelar Keuangan, Akutansi, Ekonomi atau Bisnis. Apa yang anda lakukan dengan Prestasi anda untuk menjadi sebuah Pekerjaan yang besar? Seperti yang anda lakukan ketika menulis semua makalah, di langkah yang pertama adalah dengan memilih topik atau dalam hal ini Niche.
Derajat keuangan biasanya mengarah ke Pekerjaan dengan Perusahaan atau Lembaga Keuangan. Pekerjaan keuangan termasuk Analis, yang membuat keputusan Bisnis strategis dan Akuntan, yang membelanjakan Anggaran. Di Lembaga Keuangan dan Perusahaan Asuransi, semua pekerjaan berhubungan dengan transaksi. Anda bisa mengevaluasi resikonya, bekerja dalam perencanaan keuangan atau menjual saham.

Untuk mempersempit pilihan anda, tinjaulah karier kuliah anda. Tanyakan pada Profesor yang mengajar di Kelas Keuangan favorit anda apa pekerjaan yang paling erat kaitannya dengan subjek dia mengajar dan untuk rujukan ke perusahaan yang produk atau jasanya terkait dengan kegiatan ekstrakurikuler favorit anda.

Cara lain untuk berpikir tentang di mana Anda cocok di bidang keuangan adalah mempertimbangkan apakah keamanan pekerjaan atau gaji tersebut paling penting bagi Anda, Saran Dan Lynch, asisten direktur untuk layanan yang merekrut di University of Miami Toppel Career Center. “Anda tidak dapat memiliki keamanan dengan gaji langsung dari sekolah,” katanya. “Jika tujuan utama Anda adalah uang, masuk ke penjualan.” Tapi mungkin penjual biasanya mendapatkan hanya gaji pokok yang kecil, dan jika Anda tidak menjual dengan baik, Anda tidak akan bertahan lama.

Bekerja dengan Majikan

berfokuslah pada pekerjaan tertentu, tetapkan pandangan Anda pada perusahaan. Jurnal bisnis lokal dapat menjadi sumber informasi tentang perusahaan menengah yang tumbuh cepat di pasar Anda, kata Susan Terry, direktur dari University of Washington Pusat Layanan Karir. Buatlah daftar 10 perusahaan lokal yang Anda ingin, dan mengatur Besarnya Pencarian yang Tersimpan agar memberitahukannya kemudian. Meninjau daftar untuk mempelajari lebih lanjut tentang jenis posisi keuangan yang mereka cari untuk diisi.

Jaringan 101

Mulailah berhubungan hari ini. “Ini benar-benar penting bahwa senior mengambil keuntungan dari setiap kesempatan di kampus untuk berhubungan dengan perusahaan,” kata Terry. “Maksimalkan penggunaan layanan yang ditawarkan oleh pusat karir.” Bergabung dengan klub mahasiswa yang mengundang pengusaha. Hadir di kampus melihat informasi dari perusahaan dan pameran di luar kampus. Tanyakan apakah departemen keuangan dapat mengatur magang atau memiliki hubungan lain dengan pemilik keuangan seperti penawaran konsultan, ia menambahkan.

Terry menyarankan, “Lihatlah organisasi profesional di mana Anda dapat menjadi anggota dan mungkin menjembatani dengan pengusaha yang tidak memiliki hubungan dengan universitas,” Hubungi alumni yang sudah bekerja di perusahaan target Anda atau industri untuk mengatur mencari informasi.

Membuat Sesuatu

Bahkan jika Anda hanya terbatas pada pengalaman kerja, Anda masih dapat memiliki resume keuangan yang besar. “Gambaran dari pendidikan Anda,” kata Kim Isaacs. “Taruh dalam kelas Anda, basis pengetahuan dan proyek-proyek khusus.” Termasuk pekerjaan yang tidak berhubungan dengan keuangan, tetapi tidak dalam daftar tugas Anda. “Bicara tentang prestasi di posisi tersebut,” kata Isaacs. “Katakanlah, ‘Apakah dipercayakan untuk melatih staf baru berdasarkan potensi kepemimpinan saya.’ Keluarkan keterampilan Anda. ”

Ingatlah untuk menyesuaikan pernyataan tujuan karir Anda dan melanjutkan untuk setiap pekerjaan anda. “Jika Anda akan bekerja di beberapa arah, buatlah beberapa resume – versi analis keuangan Anda dan versi penjualan Anda,” kata Isaacs.

Mencari Pekerjaan sebagai Pekerjaan

Jika Anda ingin mencari pekerjaan keuangan yang benar-benar hebat, Anda harus menempatkan banyak usaha dalam pencarian Anda. Dari sekarang sampai lulus, memikirkan untuk mencari pekerjaan paruh waktu. Buatlah daftar tugas yang berhubungan dengan pencarian kerja Anda, dan jadwal untuk melakukan setidaknya satu setiap hari. Anda tidak akan mulai mengumpulkan gaji untuk pekerjaan ini hingga lulus, tapi mengetahui bahwa Anda punya pekerjaan yang tepat adalah upaya yang lebih berharga.

10 Cara untuk tetap Sibuk dalam Bekerja

10 Cara untuk tetap Sibuk dalam Bekerja

Dengan kosongnya waktu, pekerja harus membayar perhatian lebih pada bagaimana mereka menghabiskan waktunya saat bekerja.

Alasannya sederhana : Perusahaan ingin mengetahui bagaimana pekerja menghabiskan waktu mereka saat diluar kerja. Belajar? Jalan-jalan? atau Bersih-bersih? Anda mungkin tidak memiliki waktu yang panjang seperti pada waktu Anda menganggur.

“Apa yang mereka cari adalah keproduktifan anda dengan waktu anda sendiri” kata Jenna Gausman, seorang konselor karir dengan Kerwin dan Associates, sebuah perusahaan konseling karir dan konsultan berbasis di California. Konselor karier Linsey Levine dari CareerCounsel di New York sepakat. Dia menekankan pentingnya menunjukan keterlibatan dengan kegiatan yang berorientasi pada karier. “Ini tidak hanya penting untuk perusahaan, tetapi penting untuk calon juga,” katanya.

Untuk menjadi aktif, terlibatlah dengan kegiatan selama pencarian kerja, pertimbangkan tips-tips untuk menjadi produktif ketika Anda diluar Pekerjaan.

Relawan untuk Jasa Anda

Sukarelawan memberikan “Keuntungan ganda”, kata Levine. Anda akan bekerja dengan orang-orang yang melihat Anda beraksi. “ini menjadi lingkungan jaringan baru yang besar,” katanya.

Jadilah Pemimpin

Bergabung dengan organisasi yang profesional, desak Gausman, tetapi tidak hanya menghadiri pertemuan. Sebaliknya, mengambil keterlibatan Anda ke tingkat berikutnya dengan melayaninya atau mengorganisir acara.

Mengambil kelas

Pengusaha sering waspada tentang calon karyawan dengan keterampilan lama, terutama di bidang teknis. Jika anda mengambil kelas, atau bahkan mulai mengejar gelar yang lebih tinggi, Anda akan Siap pakai dan melawan persepsi bahwa Anda siap terlibat untuk menunjukan keahlian anda di lapangan.

Magang

di awal karier mereka mungkin ingin mempertimbangkan untuk melakukan magang. bahkan jika sebelumnya mereka mempunyai pekerjaan penuh. Gausman mengatakan dia bekerja dengan satu klien yang usianya 40 tahunan untuk magang, dan membantunya untuk perpindahan kariernya.

Mengajar di Kelas

Universitas atau Perguruan tinggi sering mencari orang yang Profesional untuk mengajar di kelas. Selain menjadi jalan yang bagus untuk Jaringan, mengajar menunjukan kesan yang baik kepada Perusahaan, posisi anda sebagai seorang dengan keahlian di bidang Anda dan kemampuan untuk mengajar keahlian tersebut kepada orang lain.

Menjadi konsultan

Don Sutaria, pendiri dan Presiden dari CareerQuest, sebuah perusahaan pelatihan berbasis di New Jersey menasihati mereka yang terlibat dalam pencarian pekerjaan berturut-turut untuk menempatkan diri sebagai konsultan Independen dengan mendapatkan Bussiness Card dan Website. Tugas anda mungkin kecil, tetapi menjadi seorang konsultan memungkinkan Anda untuk memperkenalkan diri Anda sendiri sebagai seorang yang Aktif dan terlibat dalam bidang anda.

Bergabung dengan Grup Pencari Kerja

Tempat Ibadah, Perpustakaan, dan Organisasi lainnya sering menjadi Rumah kelompok untuk pencari kerja. Catatan Sutaria. Kelompok-kelompok ini sering berfungsi untuk membantu yang lain dan memberikan dukungan.

Membangun Jaringan Sosial

Dengan pekerjaan dan komitmen-komitmen lainnya, banyak orang menemukan kalau mereka tidak memiliki waktu untuk mengembangkan jenis Jaringan Sosial yang penting untuk hidup Produktif dan Karirnya. “Mereka mendapatkannya setelah mereka selesai melakukannya” kata Lynn Berger, Seorang pelatih karier yang merekomendasikan orang menghabiskan waktu untuk memperluas Jaringan Sosial. Hubungan-hubungan tersebut sering dikerjakan oleh profesional selama pencariannya. “Anda mulailah dengan berbicara kepada Tetangga Anda dan Anda belajar tentang apa yang mereka tahu.” Katanya

Memulai bisnis

Jika Anda bermimpi memiliki bisnis sendiri, periode saatAnda menganggur sebenarnya waktu untuk mencoba melakukannya. Levine tahu satu eksekutif telekomunikasi yang mulai dengan Perusahaan Web Hosting dengan teman-temannya. Teman memiliki keterlibatan lainnya untuk sekarang dan selanjutnya, tetapi pengaturan koperasi mereka memungkinkan mereka untuk menghabiskannya lebih atau kurang dari Bisnis dalam Jadwal mereka Izin. Dan, tidak mengherankan, Jaringan untuk bisnis membantu dalam aspek-aspek lain dalam karier mereka.

Selamat Bersenang-senang

Bermain Golf, Pergi untuk berjalan-jalan. Atau seperti salah satu klien Levine, membantu sesuatu. “itu memberi Anda sesuatu yang baik untuk berbicara apa saja” kata Levine. “Ini membiasakan diri berbicara dalam percakapan” apakah itu Langsung atau Tidak Langsung.

 

Sumber : monster.com

5 Kesalahan dalam Surat Lamaran yang Akan Menyakitkan Anda

5 Kesalahan dalam Surat Lamaran yang Akan Menyakitkan Anda

5 Kesalahan dalam Surat Lamaran yang Akan Menyakitkan Anda

“Banyak Pencari Kerja yang tidak memperhatikan bahwa Surat Lamaran mereka telah disalahgunakan.” Kata Paul Freiberger, seorang pelatih karir yang berbasis di San Mateo, California dan penulis When Can You Start? Ace the Job Interview and Get Hired.

Hindari 5 Kesalahan ini agar Anda akan mendapatkan Interview yang lebih baik.

 

 

Kesalahan Pertama : Tidak mengirimkan semua surat

Surat lamaran yang baik memungkinkan Anda untuk menunjukan mengapa Anda adalah orang yang tepat untuk pekerjaan itu, menjelaskan keadaan khusus seperti kesenjangan dalam pekerjaan, dan menyebutkan referensi pribadi apapun yang mungkin Anda miliki.

“Jangan mengirimkan data apapun jika perusaahaan tidak menyuruhnya” Kata Sarasota, Florida, pelatih Phyliis Mufson. “Jika tidak, mereka akan berfikir Anda tidak tahu bagaimana untuk mengikuti petunjuk”

Kebanyakannya menyarankan surat lamaran dikirim lewat e-mail dalam bentuk PDF untuk memastikan bahwa itu akan dibaca.

Kesalahan Kedua : Kesalahan dalam Menangani Nama yg ada di Surat Anda

Lowongan Pekerjaan mungkin tidak selalu menyertakan nama-nama Manager, Tetapi Anda harus selalu berusaha dan mencoba untuk menemukan mereka ” kata Wilmington, Delaware – berbasis Michael Lan, seorang konsultan senior.

Tidak menggunakan nama asli merupakan sesuatu yang sangat menyebalkan. yang Anda perlukan hanyalah, beberapa menit online menemukan Informasi atau memanggil HRD perusahaan untuk menemukan dan mengambil “seseorang” saat Anda berbicara.

Kesalahan ketiga : Melakukan Copy Paste

Pasti melelahkan setiap membuat Lamaran pekerjaan. tetapi itulah yang harus Anda lakukan jika Anda ingin mendapatkan Pekerjaan.

“Surat Pengantar yang biasa menunjukan bahwa Anda tidak tertarik” kata Miriam Salpeter, Atlanta media sosial dan konsultan pencari kerja dan penulis Social Networking for Career Success. Maka dari itu, cobalah membuat Surat yang berbeda, yang tidak sama dengan yang lain.

Bingung oleh Halaman yang kosong? Mufson menganjurkan untuk meletakan daftar deskripsi pekerjaan di satu sisi halaman dan kualifikasi Anda di sisi yang lainnya. Itu adalah tempat yang bagus untuk memulai surat pengantar yang singkat dan sederhana.

Kesalahan keempat : Surat yang Membosankan

“Katakan sesuatu yang pribadi untuk membuat surat Anda lebih menonjol, jangan seperti sebuah novel” Saran Salpeter.

Ketika Anda ragu, pikirkan surat Anda sebagai “senjata” karena ini adalah kesempatan terbaik Anda sebelum pembaca membaca tumpukan besar pelamar lainnya. “Surat Lamaran menciptakan kesan pertama” kata Frieberger. “Ini adalah Anda, ini adalah suara Anda. Ini yang Anda dahulukan untuk wawancara.”

Jadi, keraguan Anda sama seperti orang lain, dan mengambil kesempatan untuk menunjukan siapa Anda dan mengapa Anda orang yang tepat untuk Pekerjaan ini.

Kesalahan Kelima : Lupa untuk Mengoreksi

“Anda akan terkejut betapa banyaknya surat lamaran yang saya baca seluruhnya dengan beberapa kesalahan ketik dan kesalahan ejaan atau tata bahasa.” kata Lan

Para Ahli mengatakan bahwa hal bisa mendapatkan pekerjaan yang layak namun bisa dilemparkan ke dalam tumpukan “Penolakan”, karena hal ini menunjukan orang yang tidak bisa bekerja sendiri.

Selalu mengoreksi Surat Anda beberapa kali dan menanyakan kepada Teman atau Anggota Keluarga yang Anda miliki sebelum Anda kirim.

Ini sederhana, justru akan membuat Anda selangkah lebih dekat untuk m,endapatkan Pekerjaan besar berikutnya.

 

Sumber : monster.com

5 Informasi Pribadi yang tidak Boleh Anda Katakan dalam Pencarian Kerja Anda

5 Informasi Pribadi yang tidak Boleh Anda Katakan dalam Pencarian Kerja Anda

5 Informasi Pribadi yang Tidak Boleh Anda Katakan dalam Pencarian Kerja Anda

Jangan memberi mereka alasan untuk menolak Anda.
Hal ini dapat mengundang Anda untuk berbagi rincian tentang kehidupan pribadi Anda ketika Anda mencari pekerjaan, karena Sepertinya menjadi cara yang baik untuk membangun hubungan dengan pewawancara. Itu tidak sepenuhnya tidak baik, tetapi ada beberapa detail pribadi Anda yang tidak Boleh anda katakan dalam pencarian kerja anda.

 

 

 

1. Politik Anda

Jangan mengakatakan Informasi yang tidak ada hubungannya dengan pekerjaan yang anda kuasai, atau kemampuan anda yang lainnya, termasuk soal Politik.

2. Status Dilindungi

Anda ingin mendapatkan pekerjaan dengan kualifikasi Profesional Anda, jadi fokuslah disitu. Anda harus menghindari menyampaikan Informasi yang secara langsung atau tidak langsung masuk dalam Kategori yang dilindungi oleh Hukum.

3. Masalah dalam Pekerjaan Anda yang Sebelumnya

Jangan bicara buruk tentang Pekerjaan di masa lalu Anda, karena hal ini dapat mempengaruhi wawancara anda. “Calon kandidat seharusnya tidak akan mengatakan bahwa dia tidak bahagia dalam pekerjaan sebelumnya” Werner Krebs, CEO Acculation.
Alasan merubah Pekerjaan akan selalu terlihat Baik karena Anda mempunyai kepedulian tentang Perusahaan Anda saat ini untuk masa depan, Jadi Jangan Pernah Membenci Atasan Anda.

4. Superioritas Anda

Jelas, Anda akan merasa Percaya diri dan memperlihatkan kualifikasi Anda, tetapi tidak melakukannya dengan menjatuhkan orang lain. Krebs mengatakan, ia telah mewawancarai banyak orang yang mengatakan bahwa mereka pikir lebih pintar atau lebih memenuhi syarat untuk posisi dari manajer atau bahkan CEO Perusahaan.

5. Apapun yang membuat Anda tidak dapat diandalkan

Ini mungkin tidak adil, tetapi beberapa detail seseorang dapat membuat pewawancara berpikir bahwa anda tidak dapat diandalkan.

Tidak ada yang mengharapkan Anda untuk menjadi sempurna dan tidak ada yang mengharapkan kisah hidup anda sebagai bagian dari proses Pekerjaan. Jangan biarkan masalah menjadi penghalang masa depan anda untuk mencapai tujuan.

5 Kesalahan "Bodoh" saat Mencari Lowongan Kerja

5 Kesalahan “Bodoh” saat Mencari Lowongan Kerja

5 Kesalahan “Bodoh” saat Mencari Lowongan Kerja

 

Tidak hanya oleh orang-orang yang kurang pintar, bahkan seorang yg bisa dikatakan “Cerdas” bisa melakukan kesalahan saat mencari Lowongan Pekerjaan. Ya, anda harus berhati-hati karena menjadi “Cerdas” bukan Jaminan untuk tidak melakukan kesalahan dan mungkin orang yang “Cerdas” lah yang lebih rentan terhadap kesalahan-kesalahan tertentu. Berikut adalah Kesalahan-kesalahan “Bodoh” yang dilakukan oleh orang yang “cerdas” dalam mencari pekerjaan dan anda harus berhati-hati karenanya.

 

 

  • Tergantung pada Prestasi yang Mengesankan

Sebuah perusahaan tidak akan mempekerjakan Anda hanya karena Anda telah melakukan hal-hal yang mengesankan di masa lalu. Sebuah Perusahaan akan mempekerjakan Anda ketika Anda sudah mengambil keputusan yang yakin bahwa Anda akan melakukan hal-hal yang mengesankan bagi mereka di masa depan – dan ini merupakan perbedaan penting.

  • Bertindak terburu-buru dengan Informasi yang diterima.

Anda adalah orang yang cerdas, dan Anda telah memimpin kehidupan yang menarik. Tapi jangan membuat kesalahan dengan berpikir bahwa setiap detail rencana Anda harus berjalan dengan yang Anda Inginkan. Ingat: Manajer Pekerjaan akan tertarik dengan Bagaimana Anda bisa membantu perusahaan mereka, sehingga membuat rencana anda sesuai.
Tinjau setiap potongan Informasi dalam Rincian Anda, dan tanyakanlah pada diri sendiri, “Apakah ini membuktikan bahwa saya orang yang tepat untuk pekerjaan ini?”

  • Mencoba Lebih pintar dari Perekrut atau Pewawancara.

Banyak orang berpikir bahwa mencari pekerjaan diibaratkan sebagai pertempuran, mereka dengan perekrut. Dan ketika Anda ada dalam pertempuran, Anda pasti ingin mengelabui musuh Anda. Masalahnya adalah bahwa perekrut bukanlah musuh Anda.
Sama seperti Manusia, akan ada beberapa Apel yang busuk di dalam keranjang. tetapi kebanyakan perekrut memang ditugaskan untuk mendapatkan orang yang tepat untuk dipekerjakan. Tanyakan pada diri Anda bagaimana Anda dapat membuatnya mudah bagi mereka untuk melihat bahwa Anda adalah orang yang tepat untuk pekerjaannya, bukan bagaimana Anda dapat mengelabui mereka dengan berpikir bahwa Anda adalah orang yang tepat untuk pekerjaan itu.

  • Berfikir Terlalu mengesankan jika memakai Profil digital

Perekrut selalu memiliki keputusan berdasarkan reputasi kandidat. Dan saat ini, cara yang sangat penting untuk mengukur reputasi seseorang dengan melihat apa yang dilihat melalui Website tentang dirinya. Perlu diingat bahwa perekrut melihat kandidat yang mungkin tidak akan masuk dalam perusahaannya dan mungkin juga tidak akan terbiasa dengan reputasi Anda.
Melakukan pencarian tentang anda di Website adalah untuk memastikan bahwa informasi profesional yang anda miliki sesuai dengan Anda jadi mudah untuk menemukannya. Jika Anda belum melakukannya, silahkan buat profil pada Website yang sesuai. Waktu untuk mengembangkan profil profesional anda adalah sebelum Anda membutuhkannya bukan menunggu sampai Anda tiba-tiba dibutuhkan perusahaan.

  • Tidak Meminta Bantuan

Mencari pekerjaan pasti akan meminta bantuan, baik Teman, Saudara atau Orang yang dekat dengan Perusahaan yang akan Anda cari. dan ketika Anda mencari kerja, Anda pasti akan melakukan sesuatu untuk membuat diri Anda lebih menarik, jangan ragu untuk memberi saran kepada orang lain. Mintalah saran dan kritik dengan bertemu sekaligus mencari informasi kepada teman yang bekerja di perusahaan-perusahaan yang Anda minati. Ajukan pertanyaan, dan dengarkan apa yang mereka katakan.

Ketika mencari pekerjaan yang baru, orang yang Cerdas tahu bahwa pikiran yang terbuka adalah kuncinya.

Sumber : Monster.com